BONE, KOMPAS.com — Dua orang pelajar sebuah sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, nyaris menjadi korban amukan warga, Minggu (30/9/2012) malam.
Pasalnya, kedua remaja ini yang kemudian diketahui mabuk ketika mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi dan menabrak sejumlah sepeda motor yang tengah parkir di alun-alun kota.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.00 Wita ketika Adi (18) dan Awal (15), warga Jl Majang, Kelurahan Taneteriattang, mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Soul tanpa nomor polisi dengan kecepatan tinggi di sekitar alun-alun.
Namun naas, kedua remaja yang sedang mabuk ini kemudian tidak bisa mengendalikan sepeda motornya yang akhirnya "menyeruduk" sejumlah sepeda motor lain yang tengah parkir.
Aksi ugal-ugalan ini membuat warga geram dan langsung menghampiri kedua remaja itu dan bermaksud menghakimi mereka. Beruntung sejumlah petugas polisi berpakaian preman langsung mengamankan keduanya dan membawa mereka ke Polsek Tanateriattang.
"Dari tadi memang ini balap-balap kayak menantang, jangan sembarang naik motor kalau baru belajar," ujar Farhan, salah seorang warga yang sepeda motornya menjadi korban "serudukan" dengan emosional.
Sementara kedua pemuda mabuk itu hanya bisa mengatakan kehilangan kendali sepeda motornya sehingga mengakibatkan kecelakaan itu.
"Saya sedang cari teman, jadi saya tidak lihat banyak motor parkir," kilah Adi.
Atas peristiwa ini, para korban meminta ganti rugi kerusakan sepeda motor kepada kedua pelaku. Sejauh ini polisi masih memproses keduanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang